IBU KOTA YANG KEJAM JAKARTAKU…

Posted: Januari 20, 2010 in My life
Tag:, ,

Sebelumnya maaf kalo ada yang tersinggung atas judul dari tulisan saya ini, tidak ada unsur menghina, dan mungkin menurut saya itukah kata yang tepat untuk menggambarkan kalau Jakarta memang kejam, begini ceritanya saya setelah pulang dari kuliah di suatu Universitas swasta di Jakarta mengantarkan teman saya pulang ke kost2annya, hari itu tidak seperti biasanya, kalau hari biasanya saya setelah mengantarkan teman saya langsung tapi hari itu tidak, karena saya menunggu temann saya mengambil sepatu saya yang tertinggal di kost2an teman saya. cukup lumayan lama saya menunggu teman saya itu tiba – tiba datang dua orang anak perempuan yang satu kira2 kalau bersekolah sudah duduk di bangku SMA dan yang satunya masih duduk di bangku SMP.

mereka memanggil saya, “kak, bisa minta tolong bayarin jam dinding saya ga? saya ga ada uang untuk membeli obat untuk adik saya yang masih kecil”.
lalu saya tanya “adiknya udah sekolah?”. dia jawab “iya kak, udah sekolah tapi dia lagi sakit jadi hari ini ga masuk”. saya tanya lagi, “sakitnya sakit apa de’?” dia jawab “sakitnya typus ka’ kita ga punya uang buat nebus obat jadi saya jual jam dinding ini kasian dia belom di kasih obat kak”. saya langsung merasa kasian banget ga bisa bayangin kalau adiknya masih kecil dan masih bisa sekolah mendapatkan ilmu dan juga bisa meneruskan perjuangan harapan bangsa Indonesia yang ingin mempunyai penerus yang bisa mensejahterakan rakyatnya tiba – tiba harus mengakhiri hidupnya begitu singkat. langsung saya mengeluarkan beberapa uang yang saya kira sudah cukuplah untuk bisa membeli obat sampai adiknya bisa sembuh. saya senang sekali bisa membuat kedua orang anak perempuan tersebut senyum, setelah dia ingin memberikan jam dinding nya saya tolak karena saya pikir jam dinding itu sangat dibutuhkan lain waktu mungkin saja itu salah satu alat penunjuk waktu dirumahnya jika tidak ada itu, bagaimana mereka bisa melakukan sesuatunya dengan tidak terlambat??. dengan mata kepala saya sendiri saya melihat seseorang yang sangat membutuhkan uang hingga rela menjual jam dinding bekas yang harganya tak seberapa. Ya Allah makasih banget udah ngasih aku rejeki yang berlimpah ini, dan orang tua yang bisa memberikan aku makan dan minum yang enak, maaf mamah aku belom bisa membalas jasa mamah, tapi aku janji mah aku pasti balas nantinya thanks mom atas semuanya, i love you….

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s